malam

malam mulai merayap menuju puncak kelam. gelap. seandainya gelap bisa terisi, tentu sudah ku isi. kenapa waktu begitu pelit untuk memperlambat langkahnya? kupu-kupu menangis di tepi bunga layu. embun belum lahir. kabut bersiap hadir di tengah maraknya sendu di kamar-kamar remang. sudahkah kau menyelesaikan ceritamu? Advertisements

Sajak lorong

lalu aku berdiam saja di pinggir kata-kata di tepian bunyi. sepasang adalah impian aku bernyanyi dengan sunyi di antara senyap kau mau ikut?? boleh saja, asal kau tak cinta kata asal kau tak cinta bunyi. lorong-lorong bergemeletuk dingin kaku dan sepi membekukannya; kau siap jadi lorong?? aku sudah sejak lama menjelma lorong yang kau lewati […]