Dongengkan aku

Apa yang kamu harapkan dariku? Aku terperangkap waktu yang semakin keras. Dongeng sudah tidak laku lagi di duniaku. Banyak yang sudah lupa pada dongeng. Memang, ada beberapa yang masih mendongeng. Tapi dongeng hanya ada di dunia anak-anak yang belum diperangkap waktu. Manusia dewasa semakin hari semakin gersang. Banyak hidup yang bergerak sesuai tiktoktiktok jam. Pukul […]

Ranum, Akhirnya Aku Menulis Untukmu lagi

Pagi, Ranum. Sudah beberapa minggu ini aku tidak menulis untukmu. Aku tidak menulis karena memang tidak ada yang ingin kutulis. Tidak ada cerita yang ingin kubagi denganmu. Bukan karena aku melupakanmu, tapi karena memang tidak ada yang menarik dari hidupku. Aku tergilas dalam rutinitas yang rajin. Tapi dua hari belakangan ini aku mengalami hari yang di luar kebiasaan. Continue reading “Ranum, Akhirnya Aku Menulis Untukmu lagi”

Ranum…

Ranum, aku diburu gelisah. Aku diburu oleh kecemasan-kecemasanku sendiri. Betapa aku kerdil di tengah dunia yang mahaluarbiasa¬†ini. Begitu banyak yang tidak aku ketahui, Ranum. Pram bilang, hidup hanya menunda kematian. Nah, kalau itu soalnya, bagaimana caraku menunda kematian. Harus diisi oleh apa hidupku yang kosong ini, Ranum? Tak selamanya waktu dapat dihabiskan untuk bersenang-senang, bukan? […]

Ranum, Ayo Bercerita lagi!

Halo, Ranum. Apa kabar? Klise ya? Maaf kalau aku¬† membuka surat ini dengan pertanyaan klise. Harus dengan apa aku buka surat ini? Tentu saja, harusnya kamu sudah tahu bahwa surat ini dibuka dengan rindu, meskipun tidak tertulis. Aku masih merasa gembira jika mengingat liburanku kemarin. Aku semakin cinta dengan perjalanan dan kemanusiaan. Sudah kamu terima […]