Catatan iseng: Jogja

Aku selalu suka Jogja. Aku pertama kali jatuh cinta terhadap kota itu ketika aku berumur 20 tahun, padahal jauh sebelum itu aku selalu ke sana setiap tahun. Mungkin karena di sanalah aku pertama kali menjejakkan kaki jauh dari pengawasan orangtuaku. Jogja selalu istimewa sebab di sana hanya ada kenangan tentang jatuh hati, tanpa pernah sekalipun […]

Aufklarung di kedai kopi

Suatu malam di kedai kopi, seorang teman baik berkata kepadaku, “Kamu terbelenggu oleh bahagia yang kamu ciptakan sehingga kamu sekarang merasa sesedih ini.” Iya, aku sedang sedih. Sangat sedih. Aku merasa tidak disayang dan tidak dihargai. Tapi aku tak paham kata-kata temanku barusan. Lalu dia berkata, “Kamu selalu ingin disayang, dipuji, didahulukan. Kamu pikir, dengan […]