Cerita Kita

Cerita kita masih lekat di sana,
di sudut kafe di pinggir kota.
sisa-sisa diskusi kita menempel pada kursi-kursinya;
kursi tua oranye yang nyaman

Kenangan menggantung, menerangi lupa
yang kadang mampir.
Masih kurasa hangatmu meski
tatap tak dapat lagi diharap

Kusesap pelan-pelan bayangmu
agar tak segera sirna
Kuresapi lagi cerita kita;
aku yang kalut dan kau yang sabar

Mungkin setelah ini tidak ada lagi cerita kita,
tapi kita tidak akan pernah berhenti menjadi tokoh
dalam sebuah kisah besar, bukan?

kamu tidak akan menjadi gelap
dalam lembar ceritaku
kupastikan itu

Advertisements