Ceracau Minggu

Aku menggali kenangan tentangmu lagi. Di saat hidup terasa hambar seperti ini, menggali kenangan manis bukanlah suatu kesalahan. Aku ingat, saat itu bulan Juli, tapi aku tidak ingat tanggal atau harinya. Akhirnya aku pergi ke kotamu. Kita pergi bersama dari kotaku dengan kereta. Malam pertama yang kuingat adalah malam dalam perjalanan. Kamu tertidur pulas di […]

Apakah Bahasa Penting dalam Mentransmisikan Kebudayaan?

Bahasa dan budaya saling terkait, terlebih jika dilihat dari penggunaaan struktur di dalamnya. Baik bahasa dan budaya adalah sistem yang menggunakan tanda untuk mengkomunikasikan ide seseorang ke orang lain. Bahasa yang dimaksud di sini tidak hanya bahasa natural (natural language), tapi juga gambar, bunyi dan lain-lain.[1] Bahasa dan budaya sama-sama memiliki struktur. Pendapat ini didasarkan […]

Perjumpaan

:untuk temanku yang pemalu Seperti dulu, Kita berbincang di kedai kopi Lama dan berbahagia membicarakan ketidakbahagiaan yang kemarin mampir dalam diri Kau masih menjadi teman yang menyenangkan Dan pemalu sementara aku masih penuh letupan kita tertawa dan setuju hidup sudah semakin penat cerita sudah tak mampu lagi dipepat dan ia butuh tempat Rindu itu, temanku […]

Ini Tentang Rindu, Ranum

Ranum, aku rindu kamu. Aku sungguh rindu kamu. Aku hampir menangis karena rindu ini–dan hal-hal lainnya. Aku butuh pundakmu untuk bersandar, dan petikan gitarmu untuk tenang. Aku ingin melepas beban di sampingmu dan bercerita tentang betapa mengerikannya prasangka. Tentang potensi menyakitkan yang dikandung harapan. Aku ingin bercerita dan bercerta terus sambil menghabiskan malam denganmu. Ranum, […]

Pertanyaan

Kita melayang di antara gelisah Dengan dekap malumalu Dan segenggam ragu, tentu Apa yang ada di depan belum tersibak Kau dan aku tak mampu menyingkap. Ada harapan yang tak boleh diharap Dan ketakutan yang tak beralasan Sepintas kuingat puisimu Yang bukan untukku Ketika kau tanya tentang dia yang telah lalu; Ada cemburu bertalu Gemanya terdengar […]

Malam Minggu

Malam minggu kali itu diawali oleh sore yang hampir kuyup; Kita lintas jalan dengan cepat, dan terus berharap “Jangan lebur dulu, awan. Ada tempat yang harus dituju.” Dan malam terus saja basah. Aku dan kamu dipisah janji temu —Gelisah mendapat ruang bebas ketika itu. Malam minggu hampir berlalu Ternya kau tunggu aku di jalan pulang; […]