Pada Suatu Subuh di Sebuah Kamar

:Untuk kisah yang lalu

 

Aku masih teringat padamu

dan langkah-langkah kita

tapi sudah sedikit dan tak lagi sering

tinggal selangkah lagi aku akan sampai pada lupa.

Dan kau sepertinya sudah benar-benar sampai pada lupa;

aku tak peduli.

Kita sudah terbang jauh mencari angkasa masing-masing untuk dijelajahi

kata-kata sudah mati di antara kita

 

Rindu sudah punah di belantara kisah kita

-apakah kita masih punya belantara kisah?

bukankah telah dibabat habis oleh waktu?-

dan aku sungguh tidak peduli.

 

Apakah kau bagiku kini?

Aku tak tahu. Tapi ingin tahu.

Apakah aku bagimu kini?

Aku tak tahu. Dan tak ingin tahu.

 

Aku tak peduli lagi pada kisahmu

tapi aku masih peduli padamu

jangan mati cepat-cepat.

Terbanglah jauh dan tinggi ke angkasa luas

Aku masih akan melihat sayapmu terkembang dengan bangga

 

Dan waktu akan terus berlalu

selalu

Apa yang akan dihidupkan dan dimatikan olehnya?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s