Kepada kawanku

​Rindu ini, kawanku, serupa benang tipis. Tapi nyatanya ada. Nyata adanya. Baik-baik di sana, di antara deru kehidupan yang kadang bising kadang hening. Senandungkan lagu (atau doa) kesukaan. Jangan biarkan Lupa melahap kita. Mimpi kita masih di depan, kita masih perlu berjalan. Sesekali tataplah langit biru di atas, seluas itu harapan kita. Jangan patah, demi cerita manis untuk dikenang nanti, ketika senja menyapa usia. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s