Perjalanan

pada matamu aku
mengarungi lautan bintang yang kerlip
dalam keteduhan dan kedalaman
yang tak terukur

atau janganjangan aku
tenggelam dalam
badai kata-katamu

pertanyaan bangkit
dan luruh seketika
kegelisahan menjelma bahagia
yang malumalu

doa seperti apa yang patut kita ucap
kalau bahagia bukanlah tujuan kita

ia tercecer di mana-mana sepanjang perjalanan

kita menuju apa?

dalam kabut kita berjalan
sesekali tangan saling bertaut
tapak terhenti

masihkah kita butuh menuju?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s