Basah Bumiku

di istana itu kau kudapati menangis

di istana yang susah payah kau bangun

dari air-air matahatimu yang menguap

kenapa kini kau menangis di dalamnya?

hujanlah seluruh bumiku

hujanlah kini yang terikat padamu

lamalama istanamu bisa lamatlamat lumat

mau, kau?

sudahlah, sini turun ke bumi, hijaukan lagi tamanmu yang coklat itu

biar Langit yang menangis untukmu, untuk tamanmu

jangan kau menangis lagi

sudah terlalu basah bumiku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s