“Barangsiapa tidak tahu kekuatan dirinya, dia tidak tahu kelemahan dirinya. Barangsiapa tidak tahu kedua-duanya, dia pusing dalam ketidaktahuannya.” -Pramoedya Ananta Toer, Arok Dedes–

Basah Bumiku

di istana itu kau kudapati menangis di istana yang susah payah kau bangun dari air-air matahatimu yang menguap kenapa kini kau menangis di dalamnya? hujanlah seluruh bumiku hujanlah kini yang terikat padamu lamalama istanamu bisa lamatlamat lumat mau, kau? sudahlah, sini turun ke bumi, hijaukan lagi tamanmu yang coklat itu biar Langit yang menangis untukmu, […]

Badai menerjang, kau gelagapan? padahal ia berkejaran dengan senang yang sebentar lagi datang kenapa panik? duduk saja, tenang di sana biarkan hatimu yang berkobar padam kau hanya butuh bertahan sejenak saja karena senang nanti akan datang tempotempo yang telah lewat bukankah juga pernah diterjang badai? kau tetap ada sampai sekarang, kan? tempo akan segera lewat, […]