Fakta-Fiksi

Apakah yang fiksi selalu bohong? Sebuah karya fiksi tentu tak lepas dari pengaruh sang pengarang, bukan?
Tapi dapatkah kau mengatakan tulisanku adalah fakta? Tak semudah itu.
Dalam tulisanku, fakta dan fiksi saling berkelindan. Bahkan, ketika aku membaca ulang catatan harianku, aku tak yakin apakah aku menulis fakta tanpa kusisipkan fiksi di dalamnya?
Ketika aku menulis tentang cinta, bukan berarti aku sedang jatuh cinta. Bisa jadi aku sedang sedih dan mencari pelarian dengan menulis kisah cinta. Tapi semua mungkin. Bukankah dalam duniaku, dalam tulisanku, fakta dan fiksi saling berkelindan?

Jadi, apakah tulisanku ini fakta? Apakah tulisanku ini menggambarkanku yang sebenarnya? Pembaca, apakah aku pengarang? Atau hanya pencerita yang diciptakan pengarang untuk membuat kalian bingung? Kalian tentu dapat menjawab sesuka kalian. Aku tak akan menggugat, tak akan marah. Aku terbuka untuk kalian nilai, untuk kalian hakimi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s