Fakta-Fiksi

Apakah yang fiksi selalu bohong? Sebuah karya fiksi tentu tak lepas dari pengaruh sang pengarang, bukan? Tapi dapatkah kau mengatakan tulisanku adalah fakta? Tak semudah itu. Dalam tulisanku, fakta dan fiksi saling berkelindan. Bahkan, ketika aku membaca ulang catatan harianku, aku tak yakin apakah aku menulis fakta tanpa kusisipkan fiksi di dalamnya? Ketika aku menulis […]

Surat berantah

Aku tahu aku akan sampai pada saat ini. Entah ini namanya apa, mungkin rindu, mungkin hanya belum terbiasa. Tapi sepertinya bukan rindu, hanya gemuruh sepi di dalam dada. Aku paham kita akan takluk pada waktu. Tapi ini bukan soal menyerah, ini perkara merelakan. Bukan patah arang, hanya rehat sebentar. P.S: Aku tidak pernah berniat melupakanmu, […]

30414

Pada sore yang jatuh ada cerita yang merinai dan doa yang rimis. Kau masih mengingat semua yang manis dan yang sekarat (?). Dan kalau nanti kita tak lagi dapat berucap “saat ini..”, apakah kau siap? ‘Siap’ terlalu berat untukku yang selalu ragu. Wagu. 

Ranum, Ini Tentang Mimpi

Halo, Ranum. Bagaimana kabarmu kali ini? Baik-baik saja, kan? Aku selalu berdoa untuk kebaikanmu, karena kau orang  baik. Kabarku biasa-biasa saja, Ranum.  Aku selalu bersukur karena aku dikelilingi oleh orang-orang baik, tidak ada alasan bagiku untuk membenci hidup.

Kali ini bolehkah aku berbicara tentang mimpi, Ranum? Ya, mimpi yang kata orang bunga tidur. Ketika aku menyikat gigiku malam ini, aku berpikir tentang mimpi. Beberapa tahun belakangan (mungkin tiga tahun) aku jarang sekali mimpi berlari; karena dikejar sesuatu atau menghindari sesuatu. Sekarang aku lebih sering bermimpi tetang perjalanan mencari sesuatu, atau aku sebagai orang yang menyaksikan sesuatu. Aku tidak lelah lagi dalam mimpi. Continue reading “Ranum, Ini Tentang Mimpi”