Suatu Hari di Februari, Dan Hari-Hari Lain

Pohon-pohon menatapmu,
Menatap punggungmu
dan sekilas menatap sesungging senyum yang merekah di wajahmu ketika kau berpaling.
Dan sungguh, pohon-pohon itu melihatmu bergembira, melihatmu akhirnya pergi
Sementara mereka tetap di sana. Menyaksikan yang datang dan yang pergi tanpa pernah ada yang menetap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s