Ricuh

Pagiku tersentak
Ada yang lowong yang sepertinya harus diisi
Kakiku beranjak menapak ke entah
Sepertinya ada yang harus dikejar
Persimpangan sudah di depan, sebentar lagi
Perbincangan menjadi penting  saat ini
Celoteh mendadak mati
Mati! Harus ke mana lagi?
Hilang arah itu aneh.

“Sayang, apakah aku sia-sia?” tanya waktu.

Advertisements

One thought on “Ricuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s