Bincangdiri

Duduk gemuruh pada sunyi yang seru
Kudengungkan doa yang tak kunjung usai
Sekelumit ragu datang mengintip sementara harapan masih bergelayut di pohon
Kidung-kidung lirih terdengar dari hati yang suci
Dan otak mulai meracau
Sementara diri istirahat sejenak.

Kupasrahkanku pada semesta,
selalu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s