Hai, Ranum!

Halom Ranum, apa kabar? Sering malihat berita, bukan? Ibukota kebanjiran. Tapi tenang, rumahku tidak kebanjiran. Kamu masih suka hujan? Kalau iya, dia turun hampir sepanjang hari di rumahku. Mainlah ke sini, kita menikmati hujan berdua.

Belakangan ini aku sangat tidak produktif, Ranum. aku jarang sekali menulis. aku juga jarang membaca. Aku juga bingung apa yang kulakukan selama ini. Kamu sibuk apa sekarang? Tapi sesibuk apapun kamu, masih lebih sibuk kotaku. Iya, kotaku yang sibuk dan angkuh. Makanya, lain kali datanglah ke sini, akan kutunjukkan sisi menarik dari kotaku ini, yang tidak angkuh dan tidak sibuk. Continue reading “Hai, Ranum!”

Ricuh

Pagiku tersentak Ada yang lowong yang sepertinya harus diisi Kakiku beranjak menapak ke entah Sepertinya ada yang harus dikejar Persimpangan sudah di depan, sebentar lagi Perbincangan menjadi penting  saat ini Celoteh mendadak mati Mati! Harus ke mana lagi? Hilang arah itu aneh. “Sayang, apakah aku sia-sia?” tanya waktu.