jalan adalah lorong labirin yang kadang menyesatkan
pada malam seorang bersender dengan nyamannya
memainkan nada muntahan hati
merindu bulan yang tak kunjung membulat
tapak kaki memaku ramai
membuyarkan gumpalan rasa yang berkecamuk mengamuk
setia adalah bohong
tapi pada malam seorang selalu setia bersandar
memilih untuk tak memilih jalan yang sesat pada labirin
maka ia adalah tanda bagi tapaktapak yang meriuh
bahwa tapak dapat memilih untuk tak menapak
tempat peristirahatan jiwajiwa lelah pencari jalan..

14 04 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s