Kalau Aku Diam

Aku orangnya cinta kata. oleh karena itu aku jarang diam. Kalau aku diam, berarti otakku (atau hatiku) sedang riuh.  Kalau aku diam, berarti ada yang tidak sesuai antara harapan dan kenyataan. Kalau aku diam, berarti aku ingin menikmati suara-suara selain suaraku. kalau aku diam, mungkin itu karena kamu.. Advertisements

Jangan terlalu sedih, sayang. kenapa kamu menjadi terlalu rumit untuk dimengerti, meski kamu menyediakan diri untuk dibaca? kau ungkit lagi satu-satu yang membuatmu gelisah, tapi samasekali tidak untukku. kamu gelisah sendiri, kamu pembuat gelisahmu, dan kamu menyalahkan dunia. kamu lucu! sudahlah, jangan terlalu ramai dalam otakmu. atau, bolehlah ramai, tapi jangan sampai ribut. Aneh kan kalau ribut dengan […]

Ranum, Surat Lagi

Halo, Ranum. Ini surat lagi dariku. Jangan bosan, ya. Kamu memang tidak boleh bosan dengan kata-kata dariku, dengan cerita-ceritaku. Aku menulis ini khusus untukmu. Hanya untukmu. Harusnya kamu merasa bangga, kamu istimewa bagiku. Liburan ini akhirnya pergi ke luar kota dengan teman-teman. Lebih tepatnya, aku dibolehkan oleh orangtuaku pergi ke luar kota dengan teman-temanku tanpa […]

Selamat, Pagi!

Selamat, Pagi! padamu semua dimulai. Bergembiralah karena kau selalu jadi awal. Selalu menyenangkan, bukan, menjadi awal. Tak perlulah kau pusing-pusing soal akhir. Akhir biar berada pada malam. Awal turut menentukan akhir, bukan? Kau tahu betul soal itu, karenanya kau hadirkan dirimu selembut mungkin sebelum siang memunculkan permasalahan, kan? Kau biarkan semua tenang padamu. Kau berharap […]