ada yang kita biarkan saja di sana

tak terjawab.

bukan.

bukan misteri.

hanya sesuatu yang memang tidak kita ingin ketahui jawabannya.

dia akan di sana.

selamanya di sana.

mungkin sendiri.

mungkin berdua.

mungkin tidak ada.

 

ada yang serba mungkin

ada yang kita biarkan tak mungkin

Advertisements

halo, Ranum. Apa kabar? Tidak, tidak ada yang mendesak dalam surat yang tergesa ini. Di sini hanya ada bingung yang ingin diurai. Maafkan kalau aku lari padamu. Tapi kamu sungguh  baik. Aku tiba-tiba saja ingin menulis surat padamu.

Tapi aku tidak bisa benar-benar jujur dan bercerita seperti biasanya, Ranum. Aku bingung ketika jenuh tiba sesaat sebelum berakhirnya masa dan diiringi pula dengan amarah. Itu bukan aku, Ranum. Aku akan diam kalau jenuh tiba. Ini seseorang yang lain. Aku tidak bisa berbuat apa-apa, kan,kalau dua kepala yang sama-sama keras berbentur? Tapi aku sungguh ingin ini semua lekas berakhir dengan indah.

maaf, Ranum. Di sini hanya ada bimbang dan bingung. tak ada cerita indah. Maaf.

 

P.S: aku sudah bertemu orang yang mirip denganmu, Ranum. Aku Bahagia.

Denganmu

“sungguh bicara denganmu tentang segala hal yang bukan tentang kita selalu bisa membuat semua lebih bersahaja” Payung Teduh

 

Kita selalu berbincang, kita jarang diam. Semua kita bicarakan. Tapi kita tak pernah berbicara tentang kita. Aku selalu lebih tertarik berbicara tentang hujan, jalan, atau akhir pekan. Kamu lebih suka berbicara tentang manusia, rusa, atau bunga. Kita tak pernah berbicara tentang kita. Mungkin memang tak ada sesuatu yang harus kita bicarakan tentang kita selama kita bahagia.

Kau bicara tentangnya, aku bicara tentang dia. Mungkin kita memang hanya omong kosong saja. Atau mungkin kita sebenarnya lebih dari sekadar kosong, dan yang kita bicarakan adalah yang sebenarnya kekosongan yang kita buat berisi untuk mengisi waktu kita. Ah, aku tak tahu. Aku tak pernah tahu. Aku hanya meraba, mengingat, dan menyimpulkan. Aku hanya sering mencoba membaca. Aku tak pernah benar-benar tahu, apalagi tentang kita. Selama ini aku hanya mencoba damai dengan kesepakatan-kesepakatan yang telah dibuat. Bukankah kita memang hidup di antara kesepakatan-kesepakatan?

Ah, sudahlah. aku terlalu banyak meracau yang tak seindah kicau. semoga kita selalu bahagia. amin

stasiun

di sanakah kau?

di stasiun itu?

aku tak tahu kau sedang apa

entah menunggu atau ditunggu,

entah mengantar atau diantar.

tapi aku di sini menujumu.

menuju stasiun.

entah menjemputmu,

atau mengantarmu.

Image