ceracau

dan kau langitku yang memberikan jingga senja dan kelam malam.

tapi kita serupa benang yang tipis dan renta.

mati kita dalam diam dan ketegangan yang tinggi.

cermin basah karena hujan dariku yang kau kirim semalam.

ruang kosong ditinggal penghuni dan jalan sepi tak lagi ditapaki.

haruskah kita bersedih?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s