ceracau

dan kau langitku yang memberikan jingga senja dan kelam malam. tapi kita serupa benang yang tipis dan renta. mati kita dalam diam dan ketegangan yang tinggi. cermin basah karena hujan dariku yang kau kirim semalam. ruang kosong ditinggal penghuni dan jalan sepi tak lagi ditapaki. haruskah kita bersedih? Advertisements

doa

“doa manusia harus diucapkan dengan jelas” katamu waktu itu. aku bilang “tidak perlu. Tuhan tau apa yang kita mau, kan? bukankah Dia Maha segala-galanya?” balasku. lalu kau bilang “terserah kamu lah. aku tidak mengerti jalan pikirmu”. lalu tiba hari ini. hari di mana aku tak tahu lagi apa yang kumau. hari di mana kau tidak […]