Gunung dan Telaga

Sama diam.
Tak ada yang bisa diceritakan di antara mereka
Meski banyak yang mereka saksikan dan dapat mereka bagi
Tapi diam adalah berbagi
Berbagi senyap

Satu dari mereka gagah menantang langit
Sedang yang lain merendah sama rata dengan bumi.
Mereka tak sama dalam hal pandangan meski sama dalam rasa.

Pohon beringin yang ada di sebelah tenggara telaga itu besar bagi telaga tapi titik bagi gunung.
Haruskah gunung menjadi bukit dan telaga menjadi laut untuk memiliki pandangan yang sama?

Gunung dan telaga sama mencinta langit
Sebab itu mereka sama dongak
Tapi mereka tak sama mencinta bumi.

Doa pohon pada langit adalah agar turun hujan,
agar gunung merasa apa yang danau rasa.
Doa rumput pada bumi adalah agar ada pergeseran lempeng,
Sehingga telaga dapat merasakan bagian tubuh gunung.

Tapi doa mereka di dengar Tuhan.
Tuhan tersenyum mendengar doa makhluknya.
Maka ia biarkan saja semua seperti apa adanya

Agar mereka belajar dan mengerti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s