Romance XXXI: cerita gadis kacamata

di depanku ada pujangga pecinta senja ia membakar cintanya, tapi rasaku yang membara. senjanya jadi malam pujangga menjadi padam karena malam membuatnya tenggelam tak ada satu kata pun mati semua asa dalam kata kata dalam labirin yang membingungkan dan menyesatkan membuatku terkantuk bangku kosong dan emperan jalan tetap saja sepi malas sudah aku menatap malam […]

Kemanakah Perginya Cinta?

aku tak tahu dan takkan ada seorang pun yang mengetahuinya karena bahkan keberadaan cinta pun tak ada yang mengetahui meski merasa meski merana meski meraya tapi toh tetap tak tahu di mana cinta itu. apakah di hati? apkah di otak? apakah di tangan? apakah di bibir? apakah di kaki? sungguh mati aku tak tahu aku […]