puisi perindu

Aku mencintamu
sebanyak detak nadiku,
sungguh.
tapi sepelan itu pula ku ucapkan
rasa
cinta
lalu aku alpa
karena remang begitu menggoda
angin yang membuai
aku
masuk
limbung
rupa hilang bentuk
rasa hilang cipta
aku masuk
lebih
jauh
ke dalam
kelam
lalu aku menjelma perindu
perindu rasa
perindu cinta
perindumu
lalu aku datang kembali
agar kau mendekat
aku ingin masuk ke dalam dekapanmu
jauh
dalam
damai
aku
rindu
kau
kasih

Galuh Sakti Bandini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s