Rembulan

Kabut menjemput malam
dan mengusir senja
cahaya terbias
pendar
bulan mulai menyoal tentang kapan seharusnya ia muncul
senja merindu hadir bulan,
malam tak dapat pisah dari rembulan,
kabut mencinta malam
maka ia mengusir senja;
aku mencinta semesta.

Advertisements

Mencari Genap

tak usah kau cari genap di restoran,

di tempat-tempat gemerlapan.

genap ada di balik selimutmu

yang menemani malam-malammu.

Galuh Sakti Bandini

Mataku Ingin Cuti

ia lelah, katanya.
bekerja tanpa di gaji,
tak pernah makan,
tak pernah minum,
malah mengeluarkan air;
kerja ekstra.
dan ia minta cuti padaku,
ia ingin istirahat untuk waktu yang agak lama,
dan aku mengijinkannya.
kebetulan, aku juga sudah lelah untuk melihat.

Galuh Sakti Bandini

PULANG*

pulanglah,
ke rumah-rumah kosong tak berpenghuni.
dekap dingin dan pilu
yang tak bertuan
dendangkan lagu perjumpaan
senandungkan sedikit perpisahan;
rumahmu masih banyak.

Galuh Sakti Bandini

*ket= terinspirasi dari novelet karya Putu Wijaya yang berjudul Kakilima.