Senja datang Tak Pernah Lama

: kepada ayah

Aku melepas kupukupu
pada senja yang merona.
ketika api pada bola Tuhan hampir padam
senja pergi bersama kupukupu.

“senja datang tak pernah lama, nona”
katamu sambil membawa gelap.

kau selalu datang saat malam
dan pergi ketika Tuhan melemparkan lagi bolaNya.

“agar aku dapat menemani sepimu”
selalu begitu kau ucap.

sepengelihatanku kau tak pernah membawa beban
di pundakmu, tanganmu, atau di dadamu.
aneh! padahal aku selalu mempunyai beban untuk kuceritakan padamu.
Dan kau duduk,
menikmati kepulankepulan tak berbentuk
sambil mengurai bebanku.

aku tahu, tak lama lagi kau akan mengajakku melihat indahnya malam.
belajar pada kelam..

Galuh Sakti Bandini

Advertisements

One thought on “Senja datang Tak Pernah Lama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s