Romance XVI : ode mangkuk kosong

aku tulis sajak ini ketika seorang anak kecil
berjalan gontai di antara etalaseetalase penjual makan
makanan untuk perutperut buncit kenyang,
bukan untuk perutperut buncit lapar.

dan aku bersyukur dia tidak mempunyai perut yang buncit,
hanya rambutnya yang merah terbakar legam matahari.
ku tatap matanya yang menatap kosong mangkuk kosong
yang sebenarnya sedari tadi menatap anak kecil rambut merah tanpa perut buncit.

dia ingin makan, dengan panas
mankok ingin panas yang dimakan
aku ingin dia makan, aku jadi panas!.

Arkhe & galuh

Advertisements

One thought on “Romance XVI : ode mangkuk kosong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s