waktu

waktu tergenggam
di tangan seorang bocah
dengan polos jadi wajahnya

tetuatetua munafik menatap iri
selama ini waktu yang menggengam mereka
tetua itu hanya dapat berharap angin menerbangkan waktu dari tangan bocah

angin menyerah
hati mengeras menguat
tekad kotak kaku
waktu akan terus tergenggam ditangan sang bocah.

_Galuh Sakti Bandini_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s