romance X : puisi bajingan

siangsiang mengarak sambil minum ciu
birahinya mengambang cari tanah lapang
dan anak bocah untuk pelampiasan
awannya makin biru
wanitanya bergairah namun tersendu.

lapangan berlumpur,
bocah main bola
gawangnya ilalang;
kipernya angin
tanahnya berubah jadi seprei
yang basah, burungnya gagah
beterbangan ke udara tanpa sudut
di kampungnya penduduk kurawa
sengkhuni ledha-ledhe
wanitanya jadi sore
bocah-bocah terlelap dalam buaian
nafsu kaku manusia bertopeng,
dan birahinya berubahnya gareng,
tapi petruknya ngiri
dikasihlah gareng ke petruk
biar jadi nasi goreng
yang dimakan dari malam
sampai pagi di kamarnya
tanpa bagong tanpa semar.

_arkhe&galuh_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s