ROMANCE 1 : Kabut Malam di Kaca Jendela

pucuk kuning di helai rambutmu
menggelepar bersama kupukupu terbang di antara pepohonan
rindang dan sakitansakitan karena tuanya
menyicip setiap madu bunga yang ada
merebak puspa diantara sendu
menyibakan rambut yang gemulai gelap dalam kabut
mengurai makna kidung burung
dinyanyikan di antara sepi yang hinggap di kaca jendela kamarmu
begitu dingin, menyayatnyayat setiap matawaktumu
memecah cermin fana, mencari hakiki di antara dengki
terpesona alam memejam malammata dan periperi cantik yang bertelanjang dada
berselimut mahkota bunga terbaik dari padang edelweis yang kini kurindu hadir dalam rentet sejarah waktu
mulut terkatup terkantukkantuk menunggu fajaryang kutunggu namun tak pernah datang.

_arkhelaus&galuh_
Bibliotek, 2010

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s