Mimpi di Bawah jembatan Tepi Telaga

–untuk Citra, Abi, dan selly– matahari masih enggan untuk pulang belum menemukan ramuan pembentuk merah. kita juga enggan untuk beranjak belum menemukan titik untuk berhenti mengoceh celoteh kita terus berloncatan keluar tak sabar mereka menunjukkan dirinya menghadirkan gambaran indah masa depan kadal mondar mandir tak sabar mendengar tawa riang celoteh kita fana, pasti indah tentunya […]