Kutunggu Kau di Depan Pintu Hatimu

jangan kau hapus aku
karena aku memang akan terhapus nantinya
oleh waktu yang tak pernah pensiun itu

baiklah, ku hargai keputusanmu untuk tak pernah melupakan hal yang ingin kulupakan
karena itu adalah hakmu yang tak bisa kusentuh untuk ku ubah
tapi jangan tutup pintu hatimu
bukalah,
aku ingin masuk

bukan, bukan maksudku untuk mengacuhkanmu
namun dasar diri hanya manusia biasa, aku kadang berfikir kau sudah mengerti
maaf jika aku menyinggungmu, tapi bukan maksudku . .
bukan maksudku menyinggungmu, apalagi menyusahkan hati dan pikiranmu

telah ku kumpulkan keberanian dan kutunggu sang waktu itu memberi kesempatan
ku gedor pintu hatimu, tapi kau tak buka juga
aku duduk di depan pintu hatimu, akan kucoba kugedor lagi nanti,

barangkali sekarang kau sedang menenangkan diri, teralalu berisik aku menggedor, membuat kupingmu sakit
baiklah, akan kutunggu, dan akan kugedor dengan halus, tapi aku enggan mengetuk,
takut kau tak dengar ketukanku.

aku tunggu kau di depan pintu hatimu .

Galuh Sakti Bandini

Advertisements

2 thoughts on “Kutunggu Kau di Depan Pintu Hatimu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s