Tuhan menurut saya (tugas agama)

Tuhan Sewaktu Saya Kecil

Sewaktu saya kecil, persepsi saya tentang tuhan adalah bahwa Tuhan sangat besar dengan kemampuan tak terhingga. Dan saya akan ‘dimarahi’ olehNya bila saya nakal atau berbuat yang tidak baik.
Tuhan itu adalah sesuatu yang harus saya hormati dan saya takuti. Guru mengaji saya banyak bercerita tentang kekuasaan Allah, saya pikir Allah itu adalah seorang raja (seperti di dongeng) yang baik hati dan di segani oleh semua manusia di bumi.
Dia memberikan kita rizki yang melimpah, jadi kita harus melaksanakan Sholat untuk membalas semua kebaikannya. saya pernah bertanya kepada guru mengaji saya, kenapa kita harus melaksanakan sholat 5 waktu ? bukankah 1 kali sholat saja sudah cukup?
Tapi kata guru mengaji saya, sholat membuat kita jadi semangat melalui hari. Di awali oleh shalat shubuh yang dilaksanakan dini hari agar kita tidak terlambat sekolah atau bekerja, lalu dzuhur agar kita bisa rehat barang sejenak dari rutinitas kita, lalu ashar juga untuk istirahat atau mengingatkan kita waktu sudah beranjak sore, lalu maghrib untuk mengingatkan waktu main telah selesai dan kita tidak boleh berkeliaran di luar, lalu diakhiri oleh sholat isya, menandakan rutinitas kita telah selesai dan kita bisa tidur dengan nyenyak.
Waktu saya kecil, Allah itu hanya sekedar Tuhan yang harus di sembah tanpa mengerti makan kebesarannya. Karena kalau kita menyembahnya kita bisa dapat pahala dan masuk surga. Pikiran yang sederhana memang.
Allah juga menyuruh kita melakukan hal yang baik-baik untuk menambah pahala kita dan bisa masuk surga. Surga dalah imbalan tertinggi bagi saya, karena orang tua dan guru mengaji saya pernah bercerita bahwa di surga kelak, kita bisa meminta semua yang kita inginkan. Bahkan tanpa mengucapkannya sekalipun kita bisa mendapatkan semua yang kita inginkan di depan mata.
Karena saya masih kecil, saya bercita-cita masuk surga untuk bisa mendapatkan semua mainan yang ada di dunia. Dan saya pikir Allah tak akan keberatan atas permintaan saya, karena Allah kan baik.
Semua orang yang mengajari saya tentang agama menjelaskan bahwa Allah itu sangat baik, melbihi semua kebaikan semua orang yang ada di bumi. Dan hal itu tertanam di pikiran saya hingga sekarang.
Kasih Allah itu tiada bandingannya. Dan Allah sangat mengasihi kita, itu sebabnya kitapun harus mengasihi sesama. Kita tidak boleh sombong. Karena Allah yang memiliki kemampuan, kekuasaan, dan kebaikan yang tiada terkira saja tidak pernah sombong.
Saya juga diajarkan untuk selalu bersyukur. Karena Allah telah memberikan saya rizki yang melimpah untuk ukuran seorang anak kecil. Saya memiliki orang tua yang sayang terhadap saya, sebuah tempat tinggal yang layak, mainan, saudara yang baik dan menyayangi sya, saya punya teman yang bisa diajak bermain dan bercanda, saya juga masih di beri kesempatan untuk tetap hidup dan mempelajari agama. Untuk itu saya berterima kasih kepada guru Mengaji saya dan semua orang yang telah mengajarkan saya tentang aagama dan kebesaran Allah.

Tuhan Sewaktu Saya Beranjak Remaja

Persepsi saya tentang Tuhan mulai sedikit bertambah saat saya mulai beranjak remaja. Yaitu saat saya duduk d’bangku Sekolah Menengah Pertama. Saya tidak lagi menganggap Allah seperti Raja di negeri dongeng .
Tapi sudah lebih jauh lagi. Allah bukan suatu hal yang bisa divisulisasikan dan akal kita tak akan sanggup menjamah kebesarannya. Saya semakin mengetahui betapa luar biasanya Allah. Dan saya makin menyadari kalau Allah itu teramat sangat baik.
Pengetahuan saya akan kebesaran Allah pun lebih baik daripada saat saya masih anak-anak. Saya mulai memahami bahwa semua hal yang terjadi di dunia ini tak terlepas dari rencana Allah. Semuanya telah direncanakan sejak awal. Ada yang tak akan bisa di rubah, dan ada juga yang bisa dirubah. Yang bisa dirubah adalah hasil yang kita dapat setelah melakukan suatu usaha. Semua yang kita dapat tergantung seberapa kuat kita berusaha. Kalau kita sudah berusaha dengan sangat kuat untuk mendapatkan sesuatu, mungkin Allah akan merubah dari yang awalnya seharusnya kita gagal, menjadi berhasil mendapatkan yang kita inginkan. Jikalau kita masih gagal walupun sudah berusaha sekuat tenaga, mungkin Allah mempunyai rencana lain yang lebih baik untuk kita.
Saya mulai mengerti bahwa kita tak akan pernah bisa menjabarkan kebaikan dan kekuasan Allah. Hal itu di luar nalar kita sebagi manusia. Karena memang kapasitas kita tak menyukupi untuk menjabarkan kekuasaan Allah. Atau lebih tepatnya keajaiban-keajaiban yang terjadi pada manusia, bumi ini, dan seisinya.
Saya pun mulai mengerti bahwa semua yang diperintahkan oleh Allah adalah yang terbaik bagi kita. Ada makna tersembunyi di setiap hal yang dia wajibkan untuk kita laksanakan. Seperti sholat ternyata bisa menyehatkan bila dilaksanakan dengan tumaninah (jujur, saya masih belum bisa melaksanakan sholat yang demikian). Lau puasa yang ternyata juga menyehatkan. Semua itu ternyata berakibat baik bagi kesehatan jasmani dan rohani kita sebagai manusia.
Saya amat sangat mengerti bahwa Allah tidak pernah salah. Tidak begitu dengan saya, saya dalah seseorang yang tidak pernah luput dari kesalahan. Namun, dari setiap kesalahan yang saya perbuat saya mendapatkan satu pelajaran. Dan saya tidak boleh menyerah untuk memperbaiki kesalahan itu dan untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Saya tidak boleh takut akan kesalahan.
Saya sedikit demi sedikit mulai memahami kebesaran Allah, dan mulai untuk mencintaiNya sepenuh hati saya. Karena saat saya masih kecil saya menghormati Allah tanpa mengerti kebesaranNya dan kebaikanNya. Saya perlahan mulai mengenal Allah sebagai sosok yang sangat dekat dengan saya.
Yang memperhatikan dan menyayangi saya jauh melebihi siapapun. Allah memberikan segala sesuatu yang terbaik untuk saya. Dan saya mengerti bahwa saya hidup di dunia ini untuk mencari Ridho Allah.
Dia adalah sahabat terdekat saya, selalu ada disaat saya sedih maupun senang. Dia selalu mendengarkan semua cerita saya tanpa pernah mengeluh. God is the greatest thing in this whole world.

TUHAN Menurut Saya Sekarang

Bila saya harus mendeskripsikan Tuhan–saya lebih nyaman menyebutnya Allah– mungkin saya akan menghabiskan berjam-jam untuk menemukannya. karena Tuhan adalah sesuatu yang tak terbantahkan .
Allah adalah sesuatu yang mutlak yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. Allah adalah suatu hal yang tidak pernah salah. dia adalah sesuatu yang amat kuat dan lembut sekaligus. Dia bukan makhluk, karena Dia adalah pencipta makhluk (kalau ada kata yang tepat untuk mengungkapkanNya, saya pasti telah menggunakannya).
Allah adalah sesuatu yang amat saya cintai. dan saya percaya dia mengetahui dan menghendaki segala sesuatu yang baik bagi makhluknya. hanya saja Allah selalu memberikan pilihan dalam hidup, dan setiap pilihan itu mempunyai konsekuensi .
Kita tak dapat bertanya tentang kemampuan Allah, karena akal kita takkan sanggup menjawabnya, nalar kita takkan sanggup menjamahnya. bagi saya, Allah adalah sesuatu yang mutlak berkuasa sekaligus sangat bijaksana dan penyayang yang harus kita sembah dan harus kita yakini akan keberadaannya .
Dia akan selalu ada dan selalu memberi pertolongan. Karenanya kita tidak boleh menjauh darinya. karena dengan apa yang telah Dia berikan kepada kita, kita tidak pantas menjauhinya. Kita terlalu tak berharga d’depan-Nya, yang membuat kedudukan kita berbeda dari makhluk lain adalah amal yang kita peroleh.
Yang saya tahu tentang Allah sedari kecil adalah bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hambanya. walau terkadang yang terbaik bukanlah yang menyenangkan kita. Allah adalah yang paling adil, dan kita tak bisa menyalahkanNya atas apa yg terjadi pada kita. Karena sesungguhnya Allah punya rencana yang jauh lebih baik untuk kita.
Tidak ada satupun hal di dunia ini yang terjadi di luar perhitunganNya. Semua yang terjadi di dunia ini telah di perhitungkan dengan baik olehNya, sehingga tidak akan merugikan satu pihakpun. Bila Allah sudah menghendaki sesuatu terjadi, pasti hal itu akan terjadi. Allah adalah hakim teradil dan terbijaksana yang pernah ada. Allah adalah kumpulan kasih sayang yang tidak pernah habis.
Bila ada pertanyaan ‘Allah sebenarnya ada di mana?’, saya akan menjawab bahwa tuhan ada d’mana-mana. bisa di barat, bisa juga di timur. Bisa di utara, bisa juga di selatan. bisa di atas, bisa juga di bawah. karena dalam bayangan saya, Allah adalah sesuatu yang besar yang kita bahkan tak akan sanggup membayangkannya. dalam benak saya, alam semesta ini hanyalah sebuah benda kecil yang berada dalam genggamanNya seutuhnya. jadi, kita tak bisa menentukan Allah ada di mana. Yang jelas, Allah selalu ada di hati saya. Dan saya mempercayaiNya sepenuhnya .
Semua yang ada di dunia ini tidak lepas dari penglihatanNya. Baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat oleh mata kita, atau sesuatu yang disembunyikan, Allah pasti melihatnya dan mengetahuinya. Jadi, semua yang kita lakukan pasti diketahui oleh Allah.
Allah juga Maha Mendengar, dia pasti mendengar segala sesuatu yang kita ucapkan. Bahkan sesuatu yang kita ucapkan di dalam hati kita, pasti Dia dapat mendengar. Dan Allah selalu mengabulkan doa-doa hambanya, dan setahu saya, jarak terdekat anatara Allah dengan hamba-hambanya adalah ketika kita bersujud.
Allah tidak pernah tidur, makan, atau beristirahat. Dia mengetahui apapun yang kita lakukan, dia mengetahui apapun tentang diri kita. Dia adalah Yang Maha Mengetahui.
Allah itu amat sangat baik, Dia selalu ada saat kita ingin berkeluh kesah, dan memberikan jalan keluar yang terbaik bagi kita. Dia selalu mendengar semua permasalahan kita tanpa pernah mengeluh. Pintu maafNya pun tidak pernah tertutup.
Jujur saya katakan bahwa ilmu saya masih terlalu rendah untuk mendeskripsikan arti Tuhan. Mungkin pengertian saya terhadap Tuhan masih jauh dari apa yang diharapkan. Tapi saya telah berusaha semaksimal mungkin untuk mendeskripsikan Tuhan menurut persepsi saya. Saya tahu tulisan ini belum cukup menggambarkan arti Tuhan karena kata-kata tak akan pernah cukup untuk mendeskripsikan arti Tuhan, ditambah lagi kosakata saya yang sedikit dan pengolahan kata saya yang buruk. Jadi, untuk semua kekurangan yang ada dalam tulisan ini, saya mohon maaf.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s